6 Cara Membersihkan Telinga Tepat dan Aman

Jangan Asal Korek, Ini 5 Bahaya Membersihkan Telinga dengan Cotton Bud

Telinga merupakan bagian dari tubuh yang rentan terkena kotoran dan debu. Dan setiap harinya, telinga akan menghasilkan kotoran. Kotoran ini secara alami akan keluar saat manusia tidur pada malam hari atau saat manusia sedang mengunyah makanan. Kotoran telinga atau serumen adalah bagian dari tubuh yang alami. Tetapi akan berbeda kasusnya jika jumlah kotoran begitu berlebihan dan membuat masalah pada pendengaran Anda. Tidak sedikit orang mengalami serumen prop karena ada kotoran terdorong ke dalam dan ada luka di dalam telinga. Jika tidak ingin mengalami hal tersebut, maka dilarang keras untuk mengorek telinga. Hal ini malah akan menyebabkan telinga gatal, nyeri telinga tidak kunjung sembuh, gangguan pendengaran, telinga berdenging, otitis eksterna dan bahkan terbentuknya lubang pada gendang telinga / gendang telinga pecah. Untuk itu, Anda harus tahu cara membersihkan telinga yang tepat dan benar.

Jika Anda ingin membersihkan telinga, jangan salah langkah. Telinga merupakan bagian dari anggota tubuh yang rentan karena memiliki banyak sistem saraf. Jika ingin membersihkan telinga, berkonsultasilah kepada dokter THT terlebih dahulu. Jika mau membersihkan telinga di rumah, berikut ini adalah cara membersihkan telinga yang tepat dan aman sesuai anjuran dokter.

1. Hindari penggunaan lilin telinga

Hindari penggunaan lilin telinga karena ini tidak terbukti efektif mengeluarkan kotoran telinga, justru akan berisiko melukai telinga seperti terbakar dan saluran telinga tersumbat.

2. Kapas basah

Cara ini adalah cara membersihkan telinga yang aman dilakukan secara mandiri. Adapun caranya adalah celupkan kapas ke dalam air hangat, lalu dilinting. Setelah itu, masukkan kapas yang basa tadi ke telinga secara perlahan. Keluarkan dengan gerakan dari dalam ke luar searah dengan arah jarum jam.

3. Menggunakan kain lembab

Ini adalah tindakan pencegahan terjadinya kotoran telinga menumpuk. Jadi caranya adalah anda menyeka bagian luar telinga. Cara ini digunakan untuk mendorong kotoran agar keluar ke saluran telinga bagian luar. Agar hasilnya maksimal, Anda bisa menggunakan kain atau handuk basah hangat saat menyeka.

4. Gunakan obat tetes telinga

Obat tetes telinga terjual bebas di apotek atau toko obat. Obat tetes ini berguna untuk melunakkan gumpalan kotoran sehingga mudah dikeluarkan. Anda juga bisa menggunakan obat tetes yang mengandung hidrogen peroksida, gliserin atau baby oil. Setelah 2 – 3 hari penggunaan obat tetes telinga, miringkan kepala dan teteskan air hangat ke dalam saluran telinga yang mengalami masalah. Setelah itu, miringkan ke arah yang berlawanan. Keringkan air dan lap dengan handuk secara perlahan. Cara ini perlu diulang, namun tidak dianjurkan bagi Anda yang pernah menjalani operasi telinga.

5. Menggunakan Syringe

Syringe adalah alat yang berbentuk suntik, tetapi ujungnya tidak menggunakan jarum melainkan corong air. Dengan menggunakan alat ini, kotoran telinga akan dilunakkan dengan air hangat yang dialirkan masuk ke dalam telinga. Cara ini akan lebih efektif saat Anda menggunakan cairan pelunak kotoran telinga pada proses pembersihan.

6. Pergi ke dokter

Ini adalah cara terakhir dan cobalah untuk menghindari cara ini. Biasanya dokter memiliki alat khusus untuk mengeluarkan atau menyedot kotoran bandel yang ada di dalam telinga. Dokter terkadang bisa merekomendasikan irigasi telinga yangmana melakukan pengaliran air bertekanan tinggi untuk dapat mengeluarkan kotoran telinga. Alat yang digunakan adalah ear irrigation kit. Jika penumpukan kotoran terus berulang, dokter akan merekomendasikan pasien untuk membersihkan telinga menggunakan obat-obatan seperti peroksida karbamida.

Dan demikian itulah 6 cara membersihkan telinga yang bisa Anda lakukan, baik di rumah atau pergi ke dokter. Untuk menghindari permasalahan yang berisiko, periksalah telinga Anda minimal enam bulan sekali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *