Istilah Dan Penggambaran Surga Didalam Alquran

Tidak Mudah, Ini Deretan Adab Seorang Penghafal Al-Quran

            Dalam agama Islam tujuan utama manusia diciptakan tidak lain adalah untuk beribadah kepada Allah SWT semata. Nantinya dari ibadah yang dilakukan oleh setiap orang tersebut akan dihitung dihari akhir setiap amalannya dan itulah yang nanti pada akhirnya bisa membuat manusia masuk ke surga atau neraka.

            Barangsiapa yang pahala kebaikannya lebih baik daripada pahala keburukannya maka ia layak untuk masuk ke surganya Allah, sedangkan orang yang pahal keburukannya lebih banyak daripada kebaikannya maka neraka akan menjadi tempat untuknya. Semua ketetapan ini sudah tergambar jelas didalam Alquran.

            Bahkan tidak hanya tentang ketentuannya saja, didalam alquran juga sudah tergambar jelas mengenai bagaimana gambaran surga dengan segala kenikmatannya begitu juga dengan gambaran neraka dengan segala kengeriannya. Dengan mengetahui gambaran tentang apa yang ada di surga maupun neraka semoga ini dapat dijadikan motivasi agar manusia tidak menyia – nyiakan kesempatannya untuk beribadah.

            Didalam alquran dijelaskan bahwa surga ini merupakan sebuah tempat yang sangat luas yang didalamnya terdapat segala sesuatu yang dibutuhkan oleh para penghuni surga, didalam surga tidak ada satupun bentuk kenikmatan yang tidak bisa diminta. Oleh karena itu tiket untuk bisa masuk kedalam surga pun harus dibayar dengan harga yang cukup tinggi yakni menjaga keimanan kita kepada ajaran – ajaran Allah SWT.

            Surga yang dalam istilah Alquran ini disebut juga dengan Jannah ternyata tidak hanya memilik satu pintu surga saja, melainkan ada beberapa pintu surga yang disebut dengan Adn, Firdaus, Ma’wa, Dar Al Akhirat, Darussalam, dan Dar Al Mukamah. Semua nama – nama diatas merupakan bagian dari surga – surga Allah yang dipenuhi oleh kenikmatan bagi siapapun hamba Allah yang beriman dan beramal shaleh.

            Alquran memberikan gambaran bahwa surga diibaratkan seperti kebun sejuk yang didalamnya teradpat berbagi kemewahan yang tidak ada tandingannya, disana dihiasi dengan pepohononan yang rindang, dan dialiri oleh aliran sungai yang tidak ada hentinya. Surga digambarkan sebagai sebuha tempat yang memiliki kenikmatan yang tak terhingga dan tiada ujungnya.

            Sebagaimana firman Allah SWT didalam Alquran surat Fathir ayat 34 – 35 yang artinya : “ Dan mereka berkata, “Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan kesedihan dari kami. Sungguh, Tuhan kami benar-benar Maha Pengampun, Maha Mensyukuri, yang dengan karunia-Nya menempatkan kami dalam tempat yang kekal (surga); di dalamnya kami tidak merasa lelah dan tidak pula merasa lesu.”

            Berdasarkan tafsir didalam surat Fathir tersebut kita dapat mengetahui bahwa kelak penduduk surga akan diberikan kenikmatan berupa tidak akan pernah merasa kelelahan, baik secara fisik dan emosional. Di surga nanti paar penghuninya tidak akan lagi merasa sedih atau perasaan negatif lainnya, bahkan di surga kelak manusia juga tidak akan tidur karena sudah tidak akan merasakan kelelahan lagi.

            Salah satu alasan mengapa didalam alquran terdapat gambaran mengenai kenikmatan di surga kelak yaitu agar para manusia yang membaca dan mengimani alquran dapat mengetahui dan membayangkan betapa menyenangkannya bisa masuk kedalam surganya Allah kelak. Sebab jika tidak ada bukti atau gambaran sedikitpun mengenai ap aitu surga dan neraka maka manusia akan merasa bahwa semua itu fana.

Semua yang terkandung didalam alquran memang diberikan kepada umat manusia sebagai pedoman mengenai apa yang harus dan tidak harus dilakukan selama hidupnya. Gambaran seperti ini membuat manusia sadar bahwa sebenarnya kehidupan yang kekal ternyata saat di akhirat kelak bukan di dunia saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *